Ada dua jenis penghasilan dilihat dari cara mendapatkannya. Pertama adalah passive income dan yang kedua adalah active income. Active income kita peroleh setelah kita melakukan suatu usaha untuk mendapatkannya. Misal kita bekerja pada suatu perusahaan dan setiap bulan kita akan mendapatkan gaji. Atau kita membuka praktek keahlian seperti dokter, pengacara atau arsitek. Nah, untuk mendapatkan active income ini biasanya kita harus mengeluarkan tenaga dan waktu. Penghasilan kita berbanding lurus dengan usaha atau waktu kita.Tidak demikian dengan passive income yang merupakan jenis penghasilan lainnya. Penghasilan pasif ini adalah penghasilan yang diperoleh tanpa memerlukan usaha atau kerja serta waktu. Artinya, penghasilan ini bisa datang sendiri tidak tergantung kepada berapa besar usaha kita dan tidak mengorbankan waktu kita. Penghasilan ini biasanya berbanding lurus dengan besarnya modal. Dengan demikian, jika kita menginginkan passive income, maka tentunya kita perlu mengumpulkan modal terlebih dahulu. Sayangnya sebagian besar kita tidak punya cukup modal untuk mendapatkan passive income yang besar. Betul tidak? Ya, kecuali Sobat anak orang kaya raya yang akan mendapatkan warisan yang sangat banyak, hehehe.
Nah, karena yang tidak tergantung pada usaha dan kerja maka, kita memerlukan passive income dalam hidup kita karena :
- Sobat semua pasti memerlukan lebih banyak waktu untuk keluarga. Ya, jika Sobat menginginkan kehidupan yang bahagia, maka Anda memerlukan banyak waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang tercinta. Alangkah indahnya hidup ini bila kita selalu bersama anak-anak dan istri di rumah. Kita bisa menemaninya bermain dan belajar. Kita bisa membantu memantau tumbuh kembang anak kita. Kita bisa menjadi sahabat anak kita.
- Sobat memerlukan waktu untuk hobi dan kesenangan. Salah satu kunci kebahagiaan kita hidup di dunia adalah apabila kita bisa melakukan hal-hal yang kita senangi. Terlepas dari apapun hobi Sobat semua, punya banyak waktu untuk melakukan hobi adalah pasti menyenangkan.
- Hidup di dunia ini penuh risiko. Siapapun dari kita pasti akan menghadapi berbagai risiko dalam hidup. Risiko sakit, meninggal atau kecelakaan. Apabila Sobat mengalaminya maka Anda tak akan bisa mengandalkan fisik Anda untuk mendapatkan penghasilan sementara kebutuhan hidup sehari-hari keluarga harus tetap dipenuhi.
- Ukuran kekayaan sebenarnya diukur oleh besarnya passive income. Sobat bisa dikatakan kaya apabila passive income Anda bisa membiayai kebutuhan rutin hidup sehingga tidak tergantung lagi pada pekerjaan Sobat semua. Bekerja hanyalah cara untuk menyalurkan hobi dan aktualisasi diri.
Karena itulah saya sebenarnya bermimpi suatu saat nanti, paling tidak pada saat pensiun, memiliki penghasilan pasif yan cukup untuk membiayai hidup sehari-hari. Sayangnya saya tidak dilahirkan sebagai anak orang kaya yang tak mungkin mengharapkan warisan dan hibah orang tua. Yang bisa saya lakukan adalah bekerja, mengumpulkan modal sedikit demi sedikit untuk menghasilkan passive income di masa depan. Penghasilan dari blog juga saya kira termasuk penghasilan pasif walaupun kita masih harus melakukan usaha dan mengorbankan waktu. Tapi, semakin lama tentu usaha dan waktu semakin berkurang dan income semakin meningkat. Nah, bagaimana dengan Sobat semua?
No comments:
Post a Comment